Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Sehat
Pemkot Jakbar tindaklanjuti kasus keracunan MBG di SDN Meruya Selatan
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-15 21:45:53【Sehat】148 orang sudah membaca
PerkenalanPetugas menunjukkan menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat akan menindaklanjuti kasus dugaan keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Meruya Selatan 01, Kembangan, yang terjadi pada Rabu (29/10).
"Sementara (program MBG di SDN Meruya Selatan 01) dihentikan oleh Sudin Pendidikan, sambil menunggu hasilnya dari sumbernya (hasil penyelidikan sumber keracunan)," kata Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Rabu.
Dia berpendapat program MBG tentunya punya kekurangan dan kelebihan. Penghentian sementara program MBG merupakan langkah yang diambil untuk pembenahan.
"Kalau saya intinya ya dukung program pemerintah yang pasti. Namanya perjalanan program, ada kurang dan lebihnya. Yang kurang harus diperbaiki untuk ke depan yang lebih baik," kata Uus.
Baca juga: Keracunan menu MBG, Jakbar periksa keterlibatan produk UMKM
Sementara itu, Kepala Sudin Pendidikan Wilayah 2 Jakarta Barat, Ali Mukodas, mengangakan, pihaknya akan melibatkan sejumlah pihak untuk pendampingan pelaksanaan MBG di SDN Meruya Selatan 01.
"Nanti kita melakukan pendampingan dari sekolah, untuk meyakinkan dengan melakukan diskusi dengan para pihak, seperti Sudin Pendidikan, Sudin Kesehatan, Kepolisian, Badan Gizi Nasional (BGN) serta orang tua siswa. Ini kasuistik, karena baru pertama kali terjadi di wilayah Jakarta Barat," ujarnya..
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Erizon Safari menjelaskan pihaknya telah melakukan investigasi terhadap pasien yang diduga keracunan, termasuk tindakan pengobatan.
"Kami juga telah melakukan pengambilan sampel makanan, dan dikirim ke Labkesda untuk uji laboratorium. Kami juga telah melakukan kunjungan dan inspeksi ke dapur SPPG bersama tim investigasi," ujarnya.
Baca juga: Dugaan siswa keracunan, BGN setop sementara operasional SPPG Meruya
Baca juga: Siswa diduga keracunan MBG, sekolah di Jakbar jajak pendapat orang tua
Sudin Kesehatan Jakarta Barat dan puskesmas nantinya secara berkala melakukan pembinaan dan monitoring pelaksanaan pengolahan makanan siap saji di SPPG.
"Sehingga, diperlukan komitmen dan konsistensi dari SPPG dalam menerapkan higiene sanitas pangan olahan siap saji," kata Erizon.
Suka(44241)
Artikel Terkait
- Ahli Gizi sebut pentingnya pemberian MBG yang disertai dengan edukasi
- Menko PM terima pesan untuk Presiden Prabowo dari siswi SDN Aek Tolang
- Istana suguhkan Soto Banjar hingga mangut gindara untuk Presiden Afsel
- Polri tindak pengguna vape etomidate meski bukan narkotika
- Sulsel proyeksikan surplus beras 2 juta ton di 2025
- Menhan pastikan pembangunan Yonif Teritorial TP 821 berjalan baik
- RI menyiapkan 500 ribu tenaga kerja terampil dikirim ke luar negeri
- Jenama perawatan kulit Bali berkomitmen kurangi limbah plastik
- Pemkot Bandung salurkan bantuan bagi warga terdampak puting beliung
- Polda Kalteng perdana distribusikan 1000 paket MBG di Palangka Raya
Resep Populer
Rekomendasi

BPOM respon sirop obat dari India diduga ber

BGN gelar bimtek penjamah makanan program MBG di Bekasi

Kasus DBD di Jakbar jadi yang tertinggi di DKI

Polda Kalteng perdana distribusikan 1000 paket MBG di Palangka Raya

Kapolri cek langsung kesiapan sarpras tanggap darurat bencana

HMI: MBG dan antikorupsi jadi mesin penggerak ekonomi setahun Prabowo

Cegah penyakit, pencantuman label peringatan produk tinggi GGL didesak

SPPG Polda Kalteng salurkan MBG pertama bagi 1.000 penerima manfaat